Masanya telah tiba, dimana waktu kita berjalan seperti memiliki ruang yang berbeda. Untuk tidak mengatakan bahwa kamu sudah tidak ada lagi saat aku memulai membuka mataku dan menemaniku untuk menjamah subuh, untuk tidak membisikkan bahwa disini sudah tidak ada kamu untuk tidak bosan mengingatkankan isya’ku sebelum aku mulai menutup mataku pada ujung hari. Untuk tidak menyuarakan bahwa kamu sudah pergi dari waktu-waktu ku yang lain. Hari kini sudah tidak lagi merekam kita, dia tidak lagi menyebut kita, kita sudah hilang, untuk tidak meneyebut tidak ada, dengan hilang suatu masa barangkali waktu bisa menemukan kita lagi. :)